bonomarzo.info

Bush library dedication photos


4A. ARA/ FIG ImageImage
Scientific name: Ficus carica L.
Common name: Common Fig, Edible Fig, Fig
Hebrew name: פיקוס התאנה
Arabic name: تين ,Tin
Plant Family: Moraceae, תותיים Kidung 2:11-13
2:11 LAI TB, Karena lihatlah, musim dingin telah lewat, hujan telah berhenti dan sudah lalu.
KJV, For, lo, the winter is past, the rain is over and gone;
Hebrew,
כִּי־הִנֵּה [הַסְּתָו כ] (הַסְּתָיו ק) עָבָר הַגֶּשֶׁם חָלַף הָלַךְ לֹו׃
Translit, KI-HINEH HASETAV HASETAV 'AVAR HAGESYEM KHALAF HALAKH LO

2:12 LAI TB, Di ladang telah nampak bunga-bunga, tibalah musim memangkas; bunyi tekukur terdengar di tanah kita.
KJV, The flowers appear on the earth; the time of the singing of birds is come, and the voice of the turtle is heard in our land;
Hebrew,
הַנִּצָּנִים נִרְאוּ בָאָרֶץ עֵת הַזָּמִיר הִגִּיעַ וְקֹול הַתֹּור נִשְׁמַע בְּאַרְצֵנוּ׃
Translit, HANITSANIM NIR'U VA'ARETS 'ET HAZAMIR HIGI'A VEQOL HATOR NISY'MA BE'ARTSENU

2:13 LAI TB, Pohon ara mulai berbuah, dan bunga pohon anggur semerbak baunya. Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!
KJV, The fig tree putteth forth her green figs, and the vines with the tender grape give a good smell. Arise, my love, my fair one, and come away.
Hebrew,
הַתְּאֵנָה חָנְטָה פַגֶּיהָ וְהַגְּפָנִים ׀ סְמָדַר נָתְנוּ רֵיחַ קוּמִי [לְכִי כ] (לָךְ ק) רַעְיָתִי יָפָתִי וּלְכִי־לָךְ׃ ס
Translit, KHAN'TAH FAGEYEHA VEHAG'FANIM SEMADAR NAT'NU REI'AKH QUMI LAKHI LAKH RAYATI YAFATI ULEKHI-LAKH


, dengan pohon zaitun dan tanaman anggur, adalah salah satu tanaman yang paling menonjol dalam Alkitab, disebutkan dalam lebih dari 50 ayat (Hakim 9:8-13; Habakuk 3:17) Pohon ara adalah tanaman asli Asia Barat Daya, Israel, Siria, dan Mesir, serta terkenal karena umurnya yang sangat panjang. Meskipun pohon ini tumbuh secara liar, pohon ini perlu dibudidayakan untuk memperoleh hasil yang baik (Lukas 13:6-9). Pohon ara cukup mampu beradaptasi dengan berbagai jenis tanah, bahkan tumbuh dengan baik di tanah yang berbatu-batu. Tingginya dapat mencapai kira-kira 9 m, dengan diameter batang kira-kira 0,6 m, dan memiliki cabang-cabang yang melebar. Meskipun khususnya dianggap berharga karena buahnya, pohon ini juga sangat bernilai karena menjadi penaungan yang baik (Yohanes 1:48-50) Daun-daunnya besar, lebarnya mencapai 20 cm atau lebih. Pohon ara pertama kali disebutkan sewaktu Adam dan Hawa menyemat daun-daunnya untuk dijadikan penutup pinggang (Kejadian 3:7) Di beberapa bagian Timur Tengah, daun-daun ara masih dijahit dan digunakan untuk membungkus buah dan untuk berbagai kegunaan lain.

Kejadian 3:7
LAI TB, Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.
KJV, And the eyes of them both were opened, and they knew that they were naked; and they sewed fig leaves together, and made themselves aprons.
Hebrew,
וַתִּפָּקַחְנָה עֵינֵי שְׁנֵיהֶם וַיֵּדְעוּ כִּי עֵירֻמִּם הֵם וַיִּתְפְּרוּ עֲלֵה תְאֵנָה וַיַּעֲשׂוּ לָהֶם חֲגֹרֹת׃
Translit, VATIPAKAKHNAH EINEY SYENEIHEM VAYEDU KI EYRUMIM HEM VAYITPERU 'ALEH TE'ENAH VAYA'ASU LAHEM KHAGOROT

Panenan Awal dan Akhir. Pada dasarnya, pohon ara menghasilkan dua panenan setiap tahun: buah ara masak yang pertama, atau buah ara awal (Ibrani: ), yang menjadi matang pada bulan Juni atau awal Juli (Yesaya 28:4; Yeremia 24:2; Hosea 9:10), dan buah ara akhir, yang tumbuh pada kayu baru dan menjadi panenan utama, biasanya mulai matang sejak bulan Agustus. Buah ara awal dapat dengan mudah jatuh jika pohonnya digoyangkan pada waktu sudah masak, dan sangat bernilai karena rasanya yang lezat (Nahum 3:12).

Kira-kira pada bulan Februari, kuncup-kuncup buah pertama muncul pada cabang-cabang dari musim sebelumnya, dan ini mendahului daun-daunnya sekitar dua bulan, karena daun-daun biasanya baru muncul pada akhir bulan April atau pada bulan Mei (Matius 24:32) Di Kidung Agung 2:13, tanda pertama matangnya buah ara muda muda dan berwarna hijau (Ibrani: ) dikaitkan dengan berbunganya tanaman anggur, yang mulai berbunga kira-kira pada bulan April. Oleh karena itu, sewaktu daunnya sudah lebat, pohon ara seharusnya juga sudah berbuah.

Markus 11:13
LAI TB, Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara .
KJV, And seeing a fig tree afar off having leaves, he came, if haply he might find any thing thereon: and when he came to it, he found nothing but leaves; for the time of figs was not yet.
TR, και ιδων συκην μακροθεν εχουσαν φυλλα ηλθεν ει αρα ευρησει τι εν αυτη και ελθων επ αυτην ουδεν ευρεν ει μη φυλλα ου γαρ ην καιρος συκων
Translit. interlienar, kai {lalu} idôn {karena melihat} makrothen {(dari) jauh} ekhousan {(yang) mempunyai} phulla {daun-daun} êlthen {ia datang} ei ara {kalau-kalau} heurêsei {ia akan menemukan} ti {sesuatu} en {pada} autê {dia} kai {tetapi} elthôn {ketika datang} ep {pada} autên {dia} ouden {tidak satupun} euren {Ia menemukan} ei mê {kecuali} phulla {daun-dahun} ou {bukan} gar {sebab} ên kairos {musim}


Pohon ara yang Yesus Kristus kutuk kelihatannya mengeluarkan daun lebih awal daripada biasanya, mengingat pada waktu itu adalah tanggal 10 Nisan 33 M. Penampilannya memberikan alasan untuk berharap bahwa buah yang siap dimakan juga akan dihasilkan lebih awal daripada musimnya, dan catatan di Markus 11:12-14 menunjukkan bahwa Yesus mendekati pohon ini dengan berpikiran demikian walaupun "waktu itu bukan musim buah ara", yaitu waktu panen. Kenyataan bahwa pohon itu hanya mengeluarkan daun memperlihatkan bahwa pohon itu tidak akan menghasilkan panenan, dengan demikian penampilannya menipu. Yesus mengutuknya sebagai pohon yang tidak produktif, sehingga pohon itu pun layu (Ban Matius 7:19; 21:43; Lukas 13:6-9).

Untuk Makanan dan Pengobatan. Buah ara adalah sumber makanan pokok pada zaman Alkitab dan juga pada zaman sekarang di beberapa negeri Timur Tengah. Buah ini dijadikan ”kue ara kering” (Ibrani: ), yang praktis untuk dibawa (1 Samuel 25:18; 30:12; 1 Tawarikh 12:40) Kue seperti itu ditaruh pada bisul Raja Hizkia, dan metode pengobatan ini masih digunakan sampai sekarang di Timur Tengah (2 Raja 20:7).

Sebagai Kiasan dan dalam Nubuat. Pohon ara dan tanaman anggur disebutkan bersama-sama dalam banyak ayat, dan kata-kata Tuhan Yesus di Lukas 13:6 memperlihatkan bahwa pohon ara sering kali ditanam di kebun-kebun anggur (2 Raja 18:31; Yoel 2:22) Ungkapan "duduk di bawah tanaman anggur dan pohon aranya sendiri" melambangkan keadaan yang damai, makmur, dan tenteram (1 Raja 4:25; Mikha 4:4; Zakharia 3:10).

Karena menonjol dalam kehidupan manusia, dapat dipahami mengapa pohon ara begitu sering digunakan dalam nubuat. Mengingat buah ara penting untuk persediaan makanan bangsa Israel, panenan yang gagal total akan berarti malapetaka. Maka, pohon ara secara khusus disebutkan dalam nubuat tentang kerusakan, atau kebinasaan, atas negeri tersebut (Yeremia 5:17; 8:13; Hosea 2:12; Yoel 1:7, 12; Amos 4:9; Habakuk 3:17.

Bangsa Israel sendiri disamakan oleh YHVH dengan dua jenis buah ara (Yeremia 24:1-10) Untuk mengilustrasikan bagaimana nabi-nabi palsu dapat dikenali dari buah-buah buruk mereka, Yesus menyatakan bahwa mustahil untuk memperoleh "buah ara dari rumput duri." (Matius 7:15, 16; ban Yakobus 3:12.) Pohon ara yang "mengeluarkan daun-daun" menjelang pertengahan musim semi digunakan oleh Yesus sebagai penunjuk-waktu yang sangat dikenal (Matius 24:32-34)

Reff:

4B. ARA-HUTAN/ ARA MURBEI/ SYCAMORE FIG/ FIG-MULBERRY

ImageImage
Scientific name: Ficus sycomorus L.
Common name: Sycamore fig, fig-mulberry
Hebrew name: שקמה (SYIQ'MAH)
Arabic name: , Jummayz
Plant Family: Moraceae, תותיים

Amos 7:14
LAI TB, Jawab Amos kepada Amazia: "Aku ini bukan nabi dan aku ini tidak termasuk golongan nabi, melainkan aku ini seorang peternak dan pemungut buah ara hutan .
KJV, Then answered Amos, and said to Amaziah, I was no prophet, neither was I a prophet's son; but I was an herdman, and a gatherer of sycomore fruit:
Hebrew,
וַיַּעַן עָמֹוס וַיֹּאמֶר אֶל־אֲמַצְיָה לֹא־נָבִיא אָנֹכִי וְלֹא בֶן־נָבִיא אָנֹכִי כִּי־בֹוקֵר אָנֹכִי וּבֹולֵס שִׁקְמִים׃
Translit, VAYA'AN 'AMOS VAYOMER 'EL-'AMATSYAH LO-NAVI 'ANOKHI VELO VEN-NAVI 'ANOKHI KI-VOQER 'ANOKHI UVOLES


Menurut Talmud Babilonia Nida 8b: Ada tiga macam perawan: seorang wanita perawan, tanah perawan, dan ara perawan. Pohon yang disebutkan dalam Kitab-Kitab Ibrani ini tidak ada hubungannya dengan pohon ara-hutan Amerika Utara, yang adalah sejenis pohon platan. Ara-hutan yang ini tampaknya sama dengan "pohon ara-murbei" di Lukas 19:4.

Lukas 19:4
LAI TB, Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.
KJV, And he ran before, and climbed up into a sycomore tree to see him: for he was to pass that way.
TR, και προδραμων εμπροσθεν ανεβη επι συκομωραιαν ινα ιδη αυτον οτι δι εκεινης ημελλεν διερχεσθαι
Translit, kai prodramôn emprosthen anebê epi hina idê auton hoti di ekeinês êmellen dierkhesthai


Buah pohon ara murbei ini (Ficus sycomorus, Ibrani: שִׁקְמָה - SYIQ'MAH; Yunani: ) serupa dengan buah ara biasa, tetapi daunnya mirip daun murbei. Tinggi pohon ini mencapai 10 hingga 15 m, dan adalah pohon yang kukuh serta hidupnya bisa sampai beberapa ratus tahun. Tidak seperti ara biasa, ara-hutan (ara-murbei) adalah pohon yang daunnya senantiasa hijau. Meskipun daunnya yang berbentuk hati lebih kecil daripada daun pohon ara yang biasa, cabang-cabangnya berdaun lebat dan meluas sehingga pohon itu menjadi tempat berteduh yang baik. Karena alasan itulah, pohon ini sering kali ditanam di tepi jalan. Batang pohon yang pendek dan kukuh cepat bercabang sehingga dahan-dahan yang paling bawah dekat ke tanah, dan karena itu orang yang berperawakan kecil seperti Zakheus mudah memanjat pohon ara-murbei yang terletak di tepi jalan agar dapat melihat Yesus (Lukas 19:2-4).

Tandan buah ara-hutan itu besar dan buahnya lebih kecil daripada buah pohon ara biasa dan lebih rendah mutunya. Dewasa ini, penanam pohon ara-hutan (ara-murbei) di Mesir dan Siprus biasanya menusuk buah yang belum matang dengan paku atau alat tajam lain agar buahnya dapat dimakan. Kebiasaan menoreh, atau menusuk, buah ara-hutan pada tahap awal dari proses masaknya sangat meningkatkan produksi gas etilena sehingga mempercepat pertumbuhan dan masaknya buah (tiga hingga delapan kali). Hal ini penting, karena jika tidak dilakukan, buahnya tidak berkembang sepenuhnya dan akan tetap keras atau akan dirusak oleh tawon parasit yang menerobos ke dalam buah dan tinggal di dalamnya untuk berkembang biak. Ini memberikan sedikit penjelasan tentang pekerjaan nabi Amos, yang menggambarkan dirinya sendiri sebagai "seorang peternak dan pemungut buah ara hutan" (Amos 7:14)

Selain tumbuh di Lembah Yordan (Lukas 19:1, 4) dan sekitar Tekoa (Amos 1:1; 7:14), pohon ara-hutan khususnya banyak terdapat di dataran rendah Syefela (1 Raja 10:27; 2 Tawarikh 1:15; 9:27), dan meskipun mutu buahnya tidak sama dengan buah pohon ara biasa, Raja Daud menganggapnya cukup bernilai sehingga ia menempatkan seorang kepala administratif untuk mengawasi kebun-kebun di Syefela. (1 Tawarikh 27:28) Tampaknya, di Mesir ada banyak sekali pohon ara-hutan (ara-murbei) pada waktu terjadi Sepuluh Tulah, dan pohon-pohon itu tetap menjadi bahan makanan di sana dewasa ini (Mazmur 78:47) Kayunya agak lunak serta berpori-pori dan lebih rendah mutunya dibandingkan dengan mutu kayu pohon aras, tetapi ini sangat tahan lama dan banyak digunakan untuk bangunan (Yesaya 9:10). Peti-peti mumi yang terbuat dari kayu ara-hutan telah ditemukan dalam makam-makam orang Mesir dan masih dalam kondisi yang baik setelah kira-kira 3.000 tahun.

Reff:



Related News


Matthew mcconaughey nude photos
Foto de daddy yankee y su hijo
Online photo editing jobs without investment
Canon digital professional photo download
Photo art free download
Great room additions photos